Category Archives: Journal

7 Januari 2018

Seminggu tepat sejak 1 Januari kutulis catatan ini. Perutku tidak bisa diajak kompromi. Muntah-muntah. Suhu tubuh yang terkadang berubah drastis. Mood yang tidak mengenakkan. Termasuk mood menulis blog. Sial betul. Kini, setelah mengonsumsi Sop Ayam ala Pak Min dekat rumah, … Continue reading

Posted in Journal | Leave a comment

1 Januari 2018

Sesuai apa yang tertuang di blog ini, saya mulai berjalan kaki lebih jauh setiap pagi. Ketika pulang, kedua tangan ini menggotong belanjaan sayur untuk dimasak. Berjalan kaki lebih jauh, lebih pagi, dan lebih bahagia. Motivasi saya di tahun 2018 adalah … Continue reading

Posted in Journal | Leave a comment

Hadrah Kiai (Bagian Hadrah Arwah) dan Apa yang Kupikirkan Setelah Membacanya!

Hadrah—jika dilihat dari maknanya, hadrah; makaan al-chudhuur dzaatihi (merupakan tempat kehadiran zatnya). Suatu penjelasan yang menyatakan kedekatan baik secara fisik atau pula emosi. Lebih runtut lagi, hudhrah, hidhrah dan hadharah bisa diartikan sebagai suatu keadaan hadirnya seseorang atau sesuatu.[1] Hadrah … Continue reading

Posted in Journal | Tagged | Leave a comment

Kucing dan Kemampuan ‘Healing’

Tiga bulan berlalu sejak kematian salah satu kucing peliharaanku bernama Shiro. Saat itu, tumbuh sebuah gagasan untuk menulis tentang kucing, tentang bagaimana prosesku berinteraksi sampai-sampai mampu mengubah perspektif benci kucing menjadi sayang kucing. Tapi kemudian tulisan ini tidak aku garap … Continue reading

Posted in Journal | Tagged | Leave a comment

Pulau Tiga Teluk Banten Indonesia

all what we can see is future which created by the past and will written as history!   Pulau Tiga, Banten Bay, Indonesia

Posted in Journal | Tagged | Leave a comment

#3 Kue Amparan Tatak

Edisi Kemerdekaan yang tidak sempat kutulis. Bukan karena kesibukan, tapi karena malas meluangkan waktu di sela-sela istirahat. Semestinya sudah tayang di bulan Agustus kemarin, tapi baru sekarang nongol. Kue Amparan Tatak menjadi kuliner nusantara nomor tiga yang kutayangkan di instagram. … Continue reading

Posted in Journal, Kitchen of Bolshaya Mira | Tagged | Leave a comment

#2 Nasi Liwet Sunda

Tantangan Rasa Nusantara di Instagram sungguh mengasah otak. Kupikir, kalau sekedar beli makanan, difoto lalu posting di Instagram dengan caption sederhana sudah kelar urusan. Tapi, apakah itu yang dibutuhkan para pembaca caption instagram dewasa ini? Mereka sudah lelah menjumpai postingan … Continue reading

Posted in Journal, Kitchen of Bolshaya Mira | Tagged | 2 Comments

#1 Kue Cubit

Kue Cubit menjadi pilihan untuk dipajang pertama kali di Instagram. Saat PMS kemarin hari, kepingin benar bikin kue ini lalu memakannya dengan puas. Resepnya kudapatkan cuma-cuma dari Blue Band dan Kokiku TV. Adonan pertama tidak bisa dibilang gagal. Hanya terlalu … Continue reading

Posted in Journal, Kitchen of Bolshaya Mira | Tagged , , , , | Leave a comment

Bagaimana dengan memasak?

Memasak, bukankah ide bagus untuk menulis? Dua pekan berlalu. Berharap situasi, proses dan semua usaha ini membantuku melancarkan sedikit, ya, sedikit saja mampet di kepala. Bagaimana bisa menulis lagi? Novel? Berkali-kali menulis novel, melahirkan ragam judul, tidak satupun selesai kecuali … Continue reading

Posted in Journal | 2 Comments

Cooking Challenge For A Better Soul

Yesterday, my best friend Demi Lee had a chat with me via WeChat. Cause she’s in China and I am in Jakarta. We know each other since 2015. We shared stories of foods, recipes, books, and movies. She asked me … Continue reading

Posted in Journal | Tagged | Leave a comment