Category Archives: Journal

13 Mei 2018

Anakku sayang, Maafkan mami sudah mengandungmu. Kehadiranmu di dalam rahimku adalah berkah dan kebahagiaan tak berkesudahan. Meski aku tahu benar, mungkin kelak kau akan kecewa saat melihat dunia ini. Terlebih jika aksi-aksi teror seperti yang menimpa saudara-saudara kita beberapa waktu … Continue reading

Posted in Journal | Leave a comment

1 April 2018

Mencapai bulan kelima kehamilan, rasa mual dan muntah sudah banyak menghilang. Kecuali, kupaksakan diri memakan masakan yang memang tidak bisa kumakan karena mengundang rasa mual dan akhirnya muntah seperti ayam dan telur. Di rumah mertua, akhir Maret kemarin diadakan pengajian … Continue reading

Posted in Journal | Leave a comment

19 Februari 2018

Ternyata, semangat saja tidak cukup untuk mengolah emosi dan rasa benci pada sakit. Pada titik nadir, pasrah biasanya lebih berfungsi daripada “melawan”. Setelah bisa sembuh dan bangkit dari kasur, aku mulai jalan-jalan dengan suami. Tidak jalan sekedar keliling komplek, langsung … Continue reading

Posted in Journal | Leave a comment

27 Januari 2018

Sepanjang dua puluh hari yang lalu, rasa sakit menderaku. Bertubi-tubi. Lambung meremas-remas tiada henti. Asam lambung naik, muntah tak berkesudahan. Suamiku dengan begitu sabar dan sigap membawaku ke Rumah Sakit. Dari hasil laboratorium, ketton dalam tubuhku mulai habis. Yang ada, … Continue reading

Posted in Journal | Leave a comment

7 Januari 2018

Seminggu tepat sejak 1 Januari kutulis catatan ini. Perutku tidak bisa diajak kompromi. Muntah-muntah. Suhu tubuh yang terkadang berubah drastis. Mood yang tidak mengenakkan. Termasuk mood menulis blog. Sial betul. Kini, setelah mengonsumsi Sop Ayam ala Pak Min dekat rumah, … Continue reading

Posted in Journal | Leave a comment

1 Januari 2018

Sesuai apa yang tertuang di blog ini, saya mulai berjalan kaki lebih jauh setiap pagi. Ketika pulang, kedua tangan ini menggotong belanjaan sayur untuk dimasak. Berjalan kaki lebih jauh, lebih pagi, dan lebih bahagia. Motivasi saya di tahun 2018 adalah … Continue reading

Posted in Journal | Leave a comment

Hadrah Kiai (Bagian Hadrah Arwah) dan Apa yang Kupikirkan Setelah Membacanya!

Baca esai tentang Buku Hadrah Kiai di sini. Hadrah—jika dilihat dari maknanya, hadrah; makaan al-chudhuur dzaatihi (merupakan tempat kehadiran zatnya). Suatu penjelasan yang menyatakan kedekatan baik secara fisik atau pula emosi. Lebih runtut lagi, hudhrah, hidhrah dan hadharah bisa diartikan … Continue reading

Posted in Journal | Tagged | Leave a comment

Kucing dan Kemampuan ‘Healing’

Tiga bulan berlalu sejak kematian salah satu kucing peliharaanku bernama Shiro. Saat itu, tumbuh sebuah gagasan untuk menulis tentang kucing, tentang bagaimana prosesku berinteraksi sampai-sampai mampu mengubah perspektif benci kucing menjadi sayang kucing. Tapi kemudian tulisan ini tidak aku garap … Continue reading

Posted in Journal | Tagged | Leave a comment

Pulau Tiga Teluk Banten Indonesia

all what we can see is future which created by the past and will written as history!   Pulau Tiga, Banten Bay, Indonesia

Posted in Journal | Tagged | Leave a comment

#3 Kue Amparan Tatak

Edisi Kemerdekaan yang tidak sempat kutulis. Bukan karena kesibukan, tapi karena malas meluangkan waktu di sela-sela istirahat. Semestinya sudah tayang di bulan Agustus kemarin, tapi baru sekarang nongol. Kue Amparan Tatak menjadi kuliner nusantara nomor tiga yang kutayangkan di instagram. … Continue reading

Posted in Journal, Kitchen of Bolshaya Mira | Tagged | Leave a comment