Gerakan Syu’ubiyah (Shu’ubiyah Movement)

Sebagai salah satu alumni Kajian Timur Tengah FIB UNS, saya perhatikan banyak adik-adik tingkat yang mencari kata kunci “Gerakan Syu’ubiyah”. Otomatis sekali, tulisan (resume) saya berjudul “Dinasti Abbasiyah” muncul di urut pertama pencarian mesin google. Dari situ saya sadar, tidak banyak mahasiswa Kajian Timur Tengah atau semacamnya di Indonesia yang benar-benar menaruh perhatian pada materi gerakan ini dan mengabadikan di media sosial. Padahal referensi dari luar negeri sangat banyak, cukup melimpah dan butuh waktu untuk memilah yang sesuai.

Untuk itu, sebagai alumni yang sudah tidak terlalu banyak kerjaan 🙂 , saya luangkan waktu untuk menerjemahkan sedikit (secara garis besar) tentang dasar pemikiran gerakan yang penuh kontroversi ini. Semoga bermanfaat!

GERAKAN SYU’UBIYAH; Landasan Dasar Pemikirannya

Basis pemikiran dari gerakan ini yaitu pandangan bahwa tidak ada perbedaan di antara ragam ras dan bangsa sehingga menciptakan jargon no tribe is superior to other (tidak ada suku bangsa tertentu yang lebih unggul dari suku bangsa lainnya). Landasan pemikiran ini merujuk kepada bunyi ayat ketiga belas di dalam Alquran Surat Al-Hujurat yang berarti,

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa (shu’ub) dan bersuku-suku (qaba’il) supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Dari ayat tersebut, istilah shu’ub menjadi awal mula terminologi nama Gerakan Syu’ubiyah.

Gerakan ini diketahui lahir sebagai perlawanan terhadap Dinasti atau Kekhalifahan Umayyah (sebelum Abbasiyah) yang terkenal rasis karena paham fanatik kearaban. Seperti yang kita ketahui, Kekhalifahan Umayyah memang didominasi atau hampir seluruhnya adalah orang Arab tidak seperti Kekhalifahan Abbasiyah yang sudah bercampur dengan etnis lain seperti Persia (Iran).

Meski demikian, gerakan ini mengandung prinsip-prinsip yang kontroversial. Prinsip tersebut tampak dalam tiga hal yang dianut pengikut Gerakan Syu’ubiyah di antaranya:

1. Persamaan antara bangsa Arab dan non-Arab berdasarkan ajaran Islam yang dibentuk melalui gerakan sastra. 2. Siapapun yang percaya bahwa Bangsa Arab lebih superior dibanding non-Arab mereka bisa aktif dalam kebangkitan Abbasiyah. 3.Permusuhan dengan keturunan dari Bangsa Arab sehingga mereka ragu akan peran historis mereka sampai pula mengolok-olok terhadap nilai-nilai dan keyakinan-keyakinan Bangsa Arab. Dan sebaliknya, mengagungkan peradaban non-Arab, pengetahuan mereka, nilai-nilai, sifat-sifat mereka serta membangkitkan kembali budaya non-Arab.

Sebagai catatan, meski gerakan ini muncul pertama kali di Timur (Iran dan Irak) namun memiliki dampak juga bagi negara-negara Arab tetangga. Paling dekat adalah Andalusia, yang terletak di lingkungan tanah Arab. Juga yang memiliki lalu lintas pertemuan budaya serta agama yang berbeda serta menimbulkan banyak pertentangan. Di Andalusia juga, pemerintahan Islam di sana memiliki konsensus atau kesepakatan dengan Irak. Untuk itu, gerakan Syu’ubiyah sangat terasa dampaknya di Andalusia.

Tulisan ini disarikan dari Jurnal Penelitian Sejarah Budaya dan Seni tahun 2016. Untuk mendapatkan dokumen asli (format PDF) bisa menghubungi email blogger (di contact mira) atau tulis email Anda di kolom komentar.

This entry was posted in Resume. Bookmark the permalink.

2 Responses to Gerakan Syu’ubiyah (Shu’ubiyah Movement)

  1. Pingback: Dinasti Abbasiyah | mira world web

  2. wirosasono says:

    #DinastiAbbasiyah #KajianTimurTengah #Kajian

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s