Momen Pushkin Day 2017 di Indonesia

Semestinya, Hari Pushkin dirayakan tanggal 6 Juni 2017. Tapi, karena di Indonesia mayoritas muslim melaksanakan ibadah puasa Ramadhan di bulan Juni, maka acaranya dimajukan menjadi 23 Mei 2017 kemarin. Untuk merayakan momen Pushkin Day ini, mengenang Bapak Sastra Rusia Aleksander Sergeyevich Pushkin dan tentunya para penyair Rusia lain, Pusat Kebudayaan Rusia (bagian dari Kedutaan Rusia di Indonesia) menyelenggarakan Lomba Seni.

Lomba ini dibagi tiga kategori: Menyanyi, Menari dan Membaca Puisi. Total pesertanya lebih dari 40 penampil. Kebanyakan dari Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, Murid Kursus Bahasa Rusia di PKR dan masyarakat umum.

Juara Pertama untuk lomba menyanyi dimenangkan oleh Grup Vocalia dari Universitas Indonesia. Untuk kategori menari, dimenangkan oleh Grup Universitas Padjajaran Bandung. Dan untuk kategori membaca puisi, dimenangkan oleh Yohana Kunto, salah satu mahasiswa Universitas Indonesia.

Ada satu peserta paling muda, baru kelas 5 SD tapi sudah berani tampil membaca puisi.

18673236_465394923796354_2313417909821969159_o
peserta paling muda, kelas 5 SD

18671390_465395397129640_1409594456811332350_o
saya tampil dengan lagu Любовь – волшебная страна

Nah, saya dan beberapa teman yang kursus di PKR jadi tertantang juga untuk ikut. Sayangnya, hanya saya dan Deka yang tampil. Selebihnya, murid-murid dari kelas lain. Malam itu saya menyanyikan lagu Любовь – волшебная страна (Cinta adalah Negara Magis) yang bisa Anda dengarkan di blog ini. Lagu Любовь – волшебная страна juga bisa dibaca di sini. Alhamdulillah juara II. Padahal badan saya sedang meriang dan AC di auditorium lomba benar-benar dingin!

18699611_465394733796373_2851631155337391716_o
Deka membawakan salah satu puisi Pushkin yang berjudul Я вас любил (I loved you)
18595319_465394140463099_2546574421534219775_o
Mendapat piagam, buku literatur Russia, pajangan Matryoshka, dan Travel Map Russia

Dari kompetisi ini, saya belajar tentang budaya bangsa Rusia yang besar dan luas. Di manapun mereka berada, mereka selalu ingat tanah asal mereka. Bahkan diwujudkan dalam bentuk perayaan, peringatan, doa bersama, lomba dan seterusnya. Tidak terbatas pada hari lahir bangsanya atau kemenangan negaranya atas suatu pertempuran di masa lampau. Bangsa Rusia sangat menjunjung tinggi hasil karya pendahulunya. Sastra sangat bernilai di sana, penyair memiliki tempat yang istimewa layaknya Pendeta dan Ilmuwan.

Saya berharap bisa konsisten mencontoh kebajikan mereka dalam menghargai kekayaan negaranya. Semoga saja kita, bangsa Indonesia juga bisa melakukan hal serupa dan bahkan lebih. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya.

Selamat hari Pushkin!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s