Tantangan Baru Kursus Level III di Pusat Kebudayaan Rusia: Kelas Kolobok adalah kebanggaan!

Ada yang membuat teman-teman kelas Kolobok khawatir di level III. Guru kami sebelumnya, Aleksandra mengundurkan diri mendadak. Itu masalahnya.

Mungkin, karena terbiasa dengan tempo mengajar Aleksandra, teman-teman kelas Kolobok agak ragu untuk memilih guru lain. Salah satu dari kami bahkan mengingatkan, guru lain di PKR ada yang galak. Setidaknya, itu menurut beberapa kakak tingkatnya di Sastra Rusia UI.

Kenyataan adalah kenyataan. Aleksandra benar-benar tidak mengajar di level tiga. Pertemuan pertama–setelah direktur dan Miss Dayana meminta maaf– kami isi sendiri dengan me-review pelajaran sebelumnya. Masih di ruang kosong bekas Aleksandra mengajar. Dan masih tertulis di pintu kelas saat itu; преподаватель: Александра (dosen: Aleksandra).

Pertemuan pertama di level III tanpa Sasha (nama kecil dari Aleksandra). Kami kedatangan 2 anak baru. Awan dan Deka. Kami semua duduk menghadap papan tulis putih. Pak Novik menyarankan agar masing-masing dari kami memperkenalkan diri kepada dua murid yang baru kami kenal–dan mereka juga harus memperkenalkan diri.

Awan pindahan dari kelas Miss Dayana, sedangkan Deka, sedang menikmati masa cuti kuliahnya. Deka sudah belajar bahasa Rusia sebelumnya. Dia selalu melatih diri menyusun kalimat sesuai gramatika melalui aplikasi duolinggo. Enam pola gramatika Rusia sudah ia pelajari sendiri. Jadi, dia tidak capek-capek kursus dari level 1. Langsung ke level III!

Awan, sekilas nampak malu-malu. Ia tidak menatap pandangan lawan bicaranya lebih dari 1 detik. Fokusnya suka buyar. Tapi kalau diajak bicara masih sesuai meski potongan kalimatnya tumpang tindih seperti anekdot.

Suami saya (eks-ABK trainer dan eks-Community Organizer Difabel, Perempuan dan Anak) yang ikut duduk di kelas kami berpendapat tentang Awan, “Lihat saja, dia cerdas! Aku yakin Awan memiliki intelegensi tinggi dibanding teman seusianya.”

Dan boom! Suami benar. Pertemuan selanjutnya membuktikan bahwa Awan benar-benar cerdas membaca paragraf dan menerjemahkan.

Peraturan di Level III: Sebuah Tantangan!

Pada pertemuan kedua, kami juga berjumpa dengan murid pindahan dari kelas Miss Dayana yang lain; Yudi, Jonathan dan Julian. Ketiganya pandai sekali membaca paragraf, menjawab soal latihan, dan menulis kursif.

Rupanya, Miss Dayana telah memberikan murid-muridnya buku Шкатулочка. Buku berwarna hijau dengan cetakan kualitas kertas yang baik. Tintanya pun tidak cepat pudar meski sudah terkena penghapus pensil. Buku itu belum kami terima sebelumnya.

P_20170501_145131
Шкатулочка

Kelas baru kami di level III akhirnya dikelola oleh Miss Elena. Beliau memberi kami buku Шкатулочка dan menjelaskan betapa penting untuk mempelajarinya. Selain itu, Miss Elena juga menyampaikan apa yang akan diterima oleh kami selama kursus level III. Beberapa peraturan dan arahan tersebut diantaranya:

  1. Semua murid harus membiasakan diri mendengar bahasa Rusia. Untuk itu, Miss Elena akan mengajar 70% dalam bahasa Rusia dan 30% dalam bahasa Indonesia. Jika murid tidak mengerti, Miss Elena akan menjelaskan ulang.
  2. Buku Shkatulochka harus dibaca dan dikerjakan latihan-latihannya.
  3. Setiap murid harus mencoba berbicara bahasa Rusia. Salah tidak apa-apa.
  4. Belajar untuk menggunakan diksi-diksi dan frasa-frasa melalui cerita-cerita, dan paragraf-paragraf buku yang dibaca.
  5. Kalau tidak ada waktu mengerjakan PR, jangan sampai bolos kursus. Miss Elena lebih mengutamakan masuk kursus dari pada tidak sama sekali. Apapun alasannya, selama masih bisa masuk kursus, masuk saja.

Baca, baca dan baca!

Tidak ada rumus selain membaca untuk pelajar bahasa asing. Miss Elena menekankan betapa pentingnya membaca kalimat demi kalimat yang ada di dalam buku pelajaran. Saya sendiri, sudah menargetkan sesuatu; menerjemahkan naskah dongeng dan diterbitkan! Beberapa teman sekelas sudah setuju. Deka, Jasmine, Eva dan Sava sepertinya benar-benar bergabung dengan saya. Editornya, tentu Aleksandra. Beliau sudah berjanji akan membantu kami menerbitkan buku dongeng!

1013678191
tulisan pada judul itu adalah terjemahan dari bahasa Rusia ke bahasa Kyrgyz. Dalam bahasa Rusia ditulis Джамиля. (dok: google)

Sebuah buku sastra, sudah saya dapatkan dari Kyrgyzstan. Judulnya Джамиля (Jamila). Karya sastra karangan Chinghiz Aytmatov ini populer pada masa Soviet. Saya sempat membelinya di Bishkek. Itu merupakan target buku ketiga setelah dongeng anak dan autobiografi Boris Pasternak. Ya, hanya halaman awal autobiografi dari novel Doktor Zhivago. Saya sudah pinjam bukunya di Perpustakaan PKR. Rencananya, akan saya posting hasil terjemahan (semampu saya itu) di blog ini.

Tantangan di level III ini sebenarnya sudah saya lakukan sejak semester II sendiri. Saat itu, Sasha belum terlalu menekankan muridnya untukberbicara banyak apalagi membaca banyak. Sasha fokus pada gramatika; terima kasih–sebab dengan begitu kami paham dasar-dasar gramatika sebelum berbicara. Menurut saya, setiap guru punya peraturan dan cara masing-masing untuk mendisiplinkan muridnya. Dan, baik Sasha (Aleksandra) maupun Elena, sama-sama saya sukai. Keduanya cerdas, punya latar belakang ilmu sebagai pendidik, dan berpengalaman bertahun-tahun mengajar. Keduanya punya sistem, punya keunikan mengajar dan target yang berbeda. Keduanya saling melengkapi kami dan membentuk kami saat ini. Aleksandra akan selamanya kami kenang sebagai guru terbaik yang pernah kami miliki, dan Elena kami sambut sebagai guru baru kami yang lincah, penuh semangat dan memotivasi kami untuk berbahasa Rusia lebih dari batas-batas yang kami punyai.

Doakan kami, kelas Kolobok supaya bisa menyelesaikan tantangan level III ini dengan baik, ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s