Majid Fakhry:Penulis Filsafat Sistematis Pertama di dalam Dunia Islam; Al-Kindi (Bagian 1)

Disarikan dari “A History of Islamic Philosophy by Majid Fakhry. Chapter III: Beginning of systematic philosophical writing in The Ninth Century.”

Bagian Pertama

Abu Yusuf Ya’qub ibn Ishaq Al Kindi merupakan seorang keturunan dari Suku Kindah yang Masyhur di Arab Selatan. Suku Kindah adalah salah satu suku yang berkontribusi pada kesusasteraan Arab. Al Kindi dikenal sebagai promotor gerakan penerjemahan dan Juaranya “pengenalan tulisan-tulisan Yunani dan India” kepada dunia Islam. Sumbangsihnya terhadap pergerakan filsafat dan teologis di abad ke-9 serta usahanya melawan keengganan alamiah agamanya untuk bersinggungan dengan penerimaan atau asimilasi konsep dan metode-metode asing justeru menempatkan Al Kindi sepenuhnya dalam Pemikiran Filsafat Islam.

Al Kindi kecil tinggal di Al Kufa. Ia lahir pada akhir abad ke-8 sewaktu ayahnya bekerja sebagai gubernur di Iraq. Dari Kufa dia pindah ke Basra–sebuah kota yang dikenal sebagai pusat tata bahasa dan kajian teologis. Ia tumbuh menjadi lelaki muda di Baghdad, Ibu kota negara sekaligus pusat kehidupan intelektual di abad ke-9.

Di Baghdad, Al Kindi menikmati peran tiga khalifah Abbasiyah yang tertarik pada penyebaran kajian filsafat; Khalifah Al-Ma’mun, Khalifah Al-Mu’tasim dan Khalifah Al-Wathiq. Namun, pada masa Khalifah Al-Mutawakkil, Al Kindi merasa tidak seberuntung sebelumnya sebab Khalifah Al-Mutawakkil menolak dengan kekerasan akan filsafat dan teologis dari tiga pendahulunya. Al Kindi bertahan 5 tahun sesudah masa Al-Mutawakkil dan wafat kurang lebih pada tahun 866 Masehi.

Seorang penulis Mu’tazilah, Al-Jahiz pernah menulis singkat tentang Al Kindi sebelum filsuf itu wafat. Tulisan itu berjudul Book of Misers. Akan tetapi, keterangan lebih lengkap menyebutkan bahwa Al Kindi ditempatkan di baris depan penulis ensiklopedia Islam. Menurut Ibn Al-Nadim, tulisan dan pemikiran Al Kindi berisi seputar Klasifikasi, Logika, Metafisik, Aritmatika, Spherics (ilmu yang berkaitan dengan perbintangan), Musik, Astronomi, Geometri, Medis, Astrologi, Teologi, Psikologi, Politik, Meteorologi, Topografi, Prognostik (Ramalan), dan Kimia.

Orang-orang mengenal Al Kindi sebagai eksponen (penafsir) Filsafat Arab dan menjulukinya Filsuf Arab “The Philosopher of Arab”, teologi, ilmu pengetahuan dan matematika. Al Kindi berupaya untuk menjembatani kesenjangan antara filsafat dan dogma. Hasil kerjanya membuktikan bahwa penulisan filsafat sistematis di dalam Islam merupakan salah satu pendukung untuk penerapan proses rasional untuk mengungkap naskah-naskah. Karya-karya Al Kindi sudah sepantasnya ditempatkan dalam ranah gagasan teologis mainstream yang (penulis) asosiasikan pada Mu’tazilah; pencetus nyata teologi skolastik di dalam Islam.

Indikasi lain terkait asosiasi tersebut bisa dilihat dari beberapa risalahnya. misal: First Philosophy, Prostration of The Outermost Heavenly Body and its Submission to God, serta Proximate Cause of Generation and Corruption yang ditujukan kepada Khalifah Al-Muta’im atau putranya, Ahmad dan muridnya. Keduanya dikenal akan simpatinya pada Mu’tazilah.[bersambung].

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s