Pengantar Sastra;Teori Sastra

Teori adalah suatu sistem ilmiah atau pengetahuan sistematik yang menetapkan pola pengaturan hubungan antara gejala-gejala yang diamati. Sastra adalah suatu kegiatan kreatif, sedangkan teori sastra, kritik sastra, dan sejarah sastra merupakan cabang ilmu sastra. Teori sastra adalah studi prinsip, kategori, criteria yang dapat diacu dan dijadikan titik tolak dalam telaah di bidang sastra. Sedangkan studi terhadap karya konkret disebut kritik sastra dan sejarah sastra. Ketiganya berkaitan erat sekali. Tidak mungkin kita menyusun teori sastra tanpa kritik sastra dan teori sastra, kritik sastra tanpa teori sastra dan sejarah sastra (Wellek dan Warren 1993 :39). Ruang Lingkup Sastra (literature) Adalah kreativitas penciptaan sedangkan ruang lingkup studi sastra atau literary studies adalah ilmu dengan sastra sebagai objeknya.
Cabang studi sastra
1. Teori sastra adalah kaidah-kaidah untuk diterapkan dalam analisis karya sastra.
2. Kritik sastra adalah penerapan kaidah-kaidah tertentu dalam analisis karya sastra.
3. Sejarah sastra adalah sejarah perkembangan sastra. Karya sastra adalah karya seni makanya:
Teori sastra adalah teori yang mengenai karya sastra yang bersifat seni sastra. Kritik sastra adalah kritik terhadap karya sastra yang bersifat seni sastra.Sejarah sastra adalah sejarah yang bersifat seni pula.
5 Cabang Studi Sastra:
• Sastra Umum
• Sastra Nasional
• Sastra Regional
• Sastra Dunia
• Sastra Bandingan
Formalisme Rusia muncul tidak dapat dipisahkan dari gerakan futurisme. Antara tahun 1910-1915 di Italia dan Rusia muncul gerakan Avant Garde yang dikenal sebagai gerakan futurisme (masa depan). Secara nihilistis mereka menolak dan memberontak terhadap tradisi dan kebudayaan. Mereka memuja zaman modern dengan mesin-mesin yang bergerak cepat karena berperan dalam membebaskan rakyat yang tertindas. Gerakan ni sangat radikal sehingga mendorong ke arah kekerasan dan perang. Di Rusia ada kaitan gerakan ini dengan Revolusi Bolsyevik di Italia dengan Fasisme (Hartoko, 1986:51). Menurut kaum futuris Rusia seperti Mayakovski dan pasternak sastra hendaknya menyesuaikan diri dengan zaman modern yang bergerak cepat dan bentuknya tidak mengenal ketenangan baik dalam tema (teknik dan mesin) maupun dalam bentuknya (otonomi bahasa dan seni). Aliran formalisme Rusa hidup diantara tahuan 1915-1930 dengan tokoh-tokohnya seperti Roman Jakobson, Sjkovsky, Elchenbaum, dan Tynjanov. Tahun 1930 keadaan politik (komunisme) mengakhiri kegiatan mereka. Termasuk Rene Wellek dan Roman Jakobson beremigrasi ke Amerika Serikat. Disana mereka mempengaruhi perkembangan new critism selama tahun 1940-1950. Pokok Gagasan Para formalis membuat sejumlah besar analisis tentang karya-karya sastra untuk merumuskan pengertian dan dalil-dalil umu mengenai karya sastra.
Dalil-dalil tersebut adalah :
1. Defamiliarisasi dan Deotomatisasi
2. Teori Naratif
3. Analisis Motif
4. Fungsi Puitik dan objek estetik
New Criticism merupakan aliran kritik sastra di amerika serikat yang berkembang antara tahun 1920-1960. Aliran ini muncul sebagai reaksi terhadap kritik sastra sebelumnya yang terlalu fokus pada aspek-aspek kehidupan dan psikologi pengarang serta sejarah sastra. Para new criticism menuduh ilmu dan teknologi menghilangkan nilai prikemanusiaan dari masyarakat dan menjadikannya berat sebelah.
Cara kerja new criticism adalah sebagai berikut:
1. Close reading
2. Empiris
3. Otonomi
4. Concreteness
5. Form atau bentuk
6. Diksi
7. Tone atau nada
8. Metafor
9. Simile
10. Onomatopea
11. Paradoks
12. Ironi
Strukturalisme menentang teori mimetik yang berpandangan bahwa karya sastra adalah tiruan kenyataan, teori ekspresif yang menganggap sastra pertama-tama sebagai ungkapan perasaan dan watak pengarang dan menentang teori-teori yang menganggap sastra sebagai media komunikasi antara pengarang dan pembacanya.
Tiga ciri ilmiah yang terdapat dalam strukturalisme sastra adalah:
1) sebagai aktivitas yang bersifat intelektual, teori strukturalisme sastra mengarah pada tujuan yang jelas yakni eksplikasi tekstual.
2) Sebagai metode ilmiah, teori ini memiliki cara kerja teknis dan rangkaian langkah-langkah yang tertib untuk mencapai simpulan yang valid, yakni melalui pengkajian ergosentrik
3) Sebagai pengetahuan, teori strukturalisme sastra dapat dipelajari dan dipahami secara umum dan luas serta dapat dibuktikan kebenaran cara kerjanya secara cermat BAB V Strukturalisme dan Eksistensialisme Menurut eksistensialisme abad ke dua puluh, manusia dilahirkan bagaikan dilemparkan begitu saja ke dunia. Semua tanggung jawab diserahkan pada manusia tersebut dan teori ini menimbulkan keyakinan bahwa Tuhan itu tidak ada alias munculnya keyakinan ATHEIS.
Berbagai Teori Ilmu Sastra dengan pengertiannya:
Semiotika sastra adalah ilmu-ilmu yang mempelajari tanda-tanda,sistem-sistem tanda, dan prose suatu tanda diartikan (Hartoko : 1986: 131)
Sosiologi sastra Terdapat teori sosiologi sastra yang paling terkemuka yaitu marxisme. Kritikus-kritikus marxis biasanya berdasarkan teorinya pada doktrin manifesto komunis yang diberikan oleh Karl Marx dan Friedrich Engels.
Dekonstruksi dan Pascastrukturalisme Dekonstruksi merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut cara membaca sebuah teks (sastra maupun fisafat) yang berdasarkan pada pola pandangan filsafat Jaques Derrida.
Teori resepsi sastra I Merupakan salah satu aliran dalam penelitian sastra yang terutama dikembangkan oleh mazhab konstanz tahun 1960-an di Jerman.
Teori resepsi sastra II Holland dan Lesser menggunakan terminologi psikoanalisis sebagai alat mendeskripsikan tanggapan pembaca terhadap teks sastra.
Intertekstualitas dimaksudkan sebagai kajian terhadap sejumlah teks sastra yang diduga mempunyai bentuk-bentuk hubungan tertentu, misalnya untuk menemukan adanya hubungan unsur-unsur intrinsik seperti ide, gagasan, peristiwa, plot, penokohan, (gaya) bahasa dan lainnya.
Mata Kuliah Pengantar Sastra oleh Eva Farhah, M.A
This entry was posted in Journalistic, Literatures, Resume. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s