Government System in Jordan

SISTEM PEMERINTAHAN DI YORDANIA
Ideologi sebuah negara merupakan landasan sebagai dasar pelaksanaan sebuah sistem pemerintahan dalam sebuah negara. Ideologi tersebut memiliki tiga kutub paradigma antara lain paradigma sosialis-komunis, paradigma liberalis-kapitalis dan paradigma Islam. Ketiga kutub tersebut sudah merangkum semua yang ada, dengan maksud; negara-negara di dunia memiliki landasan ideologi salah satu dari paradigma tersebut atau bahkan kesemuanya dimiliki dalam sebuah negara. Adanya perbedaan ideologi dan paradigma sebuah negara disebabkan latar belakang sejarah yang berbeda. Siapa saja negara yang pernah menjajah, yang memberikan kontribusi pada negara tersebut pra, saat merdeka maupun pasca merdekanya suatu negara. Ideologi suatu negara bisa berubah-ubah atau bercampur tergantung perkembangan dan proses pendewasaan negara tersebut. Dalam proses perkembangan tersebut, sedikit banyaknya suatu ideologi yang masuk berkaitan dengan siapa negara tersebut menjalin relasi, bersahabat atau bahkan bersitegang dengan negara lain yang sudah memiliki ideologi tertentu. Dari ideologi itulah suatu negara memiliki sebuah sistem pemerintahan yang turut bersinergi dengan ideologi dan paradigma yang ada.
YORDANIA
A. Profil Negara Yordania
Sebagai negara dengan penghasil hasil pertanian yang cukup makmur, Yordania merupakan salah satu negara yang berada di wilayah Timur Tengah yang memiliki ibukota di Kota Amman. Sejak memeroleh kemerdekaannya pada tanggal 25 Mei 1946, Yordania menjadi salah satu negara penampung pengungsi paling besar di dunia dalam kurun waktu tiga dasawarsa. Secara geografis Yordania terletak dalam wilayah yang berbatasan dengan Suriah di bagian utara, Arab Saudi di bagian selatan, Israel di bagian barat dan Irak di bagian timur. Negara ini dipimpin oleh Raja Abdullah II yang menggantikan ayahandanya Raja Husain. Raja Abdullah II lahir tahun 1962 dan merupakan putra tertua. Raja Abdullah menamatkan pendidikannya di Inggris dan Amerika Serikat dan memiliki putra mahkota yang bernama Pangeran Hamzah bin Hussein. Dan yang menjadi perdana menteri sekarang adalah Ali Abu Al-Raqhib. Negara ini miskin bahan tambang dan harus mengimpor minyak dari luar negeri. Bahasa yang digunakan di Yordania adalah bahasa Arab, hal ini disebabkan penduduknya yang berasal dari mayoritas Arab, sebagian kecil Armenia, Sirkasia dan Kurdi. Mata uang yang digunakan adalah dinar dan GNP perkapita per tahun mencapai 6% sedangkan pertumbuhan penduduknya hampir separuhnya yaitu 3,5% dimana angka tersebut menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik. Beberapa hasil pertanian yang menjadi andalan Yordania adalah padi-padian, buah zaitun, sayuran, dan buah-buahan. Sedangkan sumber alam lainnya yang bisa diperoleh di Yordania adalah Posfat dan garam. Yordania juga menghasilkan pengolahan bahan tambang lainnya seperti tekstil, plastik, semen dan food processing. Untuk penduduknya yang mayoritas Arab mengindikasikan pemeluk agama Islam lebih banyak yaitu sekitar 93,6% Islam Sunni dan Kristen sebanyak 6,4%. II.B Beberapa Hal yang Mempengaruhi Sistem Pemerintah di Yordania dan Sistem Pemerintah di Yordania Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi perkembangan sistem pemerintah di Yordania. Karena Yordania memiliki latar belakang penjajahan yang dilakukan oleh Inggris, banyak sekali kebudayaan Inggris yang masuk dimana kebudayaan tersebut mencakup kebudayaan Eropa pada umumnya. Namun, di sisi lain, Yordania yang mayoritas didiami oleh masyarakat Arab dan beragama Islam maka sedikit banyak juga masuk paradigma Islam.
Di bawah ini beberapa hal yang mempengaruhi sistem pemerintah di Yordania:
• Islam masuk pada masa Khalifah Umar bin Khattab setelah mengalahkan bangsa Romawi (636 M), kemudian berada di bawah pemerintahan kekhalifahan Umayyah, Abbasiyah, dan Utsmaniyah. Dimana Yordania turut terpengaruh di dalamnya.
• Pada tanggal 20 Februari 1928 terjadi perjanjian antara Inggris dengan negara Transyordania (nama sebelum Yordan). Perjanjian yang ditandatangani di Jerusalem disepakati dengan menegakan supremasi Inggris di wilayah mandat dan memberikan tempat yang istimewa bagi Inggris dalam hak-hak prerogratif terhadap undang-undang Transyordania, hubungan internasional, masalah keuangan, perlindungan kaum asing dan minoritas. Dari dua pengaruh tersebut, Yordania menjadi negara yang berideologi liberalis-kapitalis-sosialis-komunis dimana pengertian-pengertian ideologi tersebut yakni:
• Liberalis : paham yang memberikan kebebasan bagi penganutnya
• Kapitalis : sistem ekonomi yang permodalannya bersumber pada pribadi atau swasta dengan ciri bersaing di pasar bebas (kaum pemodal)
• Sosialis : paham ekonomi yang menghendaki semua aset menjadi milik negara dan akan dibagi sama rata kepada rakyat
• Komunis :paham yang hendak menghapuskan hak milik perseorangan dan menggantikannya dengan hak milik bersama yang dikontrol pemerintah Sedangkan sistem pemerintahan Yordania adalah Monarki Parlementer dengan definisi pemerintahan yang dipimpin seorang Raja yang diturunkan secara garis keturunan kerajaan tersebut namun dalam pemerintahannya dipimpin langsung oleh perdana menteri yang memiliki kedudukan politik dalam pranata pemerintahannya.
***
Sistem pemerintahan Yordania mengalami banyak perkembangan dan pengaruh dari masa ke masa disebabkan adanya pengaruh dari negara Eropa pada umumnya dan Inggris pada khususnya sehingga ideologi berbasiskan pada liberalis, komunis, sosialis, dan kapitalis. Dengan sistem pemerintahan Monarki Parlementer, yaitu pimpinan seorang Raja berdasarkan garis keturunan kerajaan namun pemerintahan politik dipimpin oleh perdana menteri, Yordan juga dipengaruhi oleh paradigma Islam yang berkembang di masyarakatnya. Hal ini dikarenakan latar belakang sejarah yang berkaitan dengan sistem ke-khalifahan, pengaruh beberapa dinasti Islam seperti Bani Umayyah, Bani Abbasiyah dan Bani Ustmaniyah, juga dikarenakan mayoritas pemeluk agama negara Yordania adalah Islam Sunni sebanyak 93,6%.
Referensi:
http://daranggi.blogspot.com/2009/10/sistem-pemerintahan-negara-yordania.html (diakses pada hari Jumat, 4 Maret 2011 pukul 14.55 WIB)
Philip K. Hitti. History of The Arabs, Jakarta: Serambi
Mulyana, Budi. Sistem Politik dan Pemerintahan di Timur Tengah. http://budimulyana’sweblog.com http://faridwadjdi.wordpress.com/ 5 Maret 2008-Yordania (diakses pada hari Jumat, 4 Maret 2011)
_________. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka
Prepared for : Middle East Studies lecturing by Mr. Yoyo, S.S.,M.A
Date : 15th of March, 2011
This entry was posted in Feature, Journalistic, Middle Eastern Studies. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s